jump to navigation

puasa tahun 2010 December 17, 2009

Posted by isistia in Artikel.
add a comment

Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya di dalam surga terdapat satu pintu yang dinamakan pintu ‘al-Rayan’ yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Ditanyakan (oleh pintu tersebut): ‘Di manakah orang-orang yang berpuasa?’ Maka mereka pun masuk dari pintu tersebut. Setelah semua orang yang berpuasa memasukinya, pintu itu pun ditutup dan tak akan ada lagi yang masuk melaluinya.” (HR. Muslim, dari Sahl Ibn Sa’d). Berikut ini adalah puasa sunat sepanjang tahun 2010, mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca

A. Shaum Asy-Syura

’ Tanggal 9,10,11 Muharam / 26,27,28 Desember 2009

Ditanyakan orang kepada Rasulullah saw : “Shalat manakah yang lebih utama selain shalat fardhu?, Ujar Nabi : Yaitu shalat di tengah malam. Tanya mereka lagi : Puasa manakah yang lebih utama setelah puasa Ramadhan ?, Ujar Nabi : Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram” (HR. Ahmad, Muslim, & Abu Dawud) Nabi Muhammad Saw bersabda : “Barang siapa puasa 1 hari pada 10 As-Syura menebus(dosa) tahun yang lalu). (HR Muslim). Dari Ibnu Abbas r.a berkata Rasulullah S.A.W bersabda : ” Sesiapa yang berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram) maka Allah S.W.T akan memberi kepadanya pahala 10,000 malaikat dan sesiapa yang berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram) maka akan diberi pahala 10,000 orang berhaji dan berumrah, dan 10,000 pahala orang mati syahid, dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak yatim pada hari tersebut maka Allah S.W.T akan menaikkan dengan setiap rambut satu darjat. Dan sesiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin pada hari Asyura, maka seolah-olah dia memberi makan pada seluruh ummat Rasulullah S.A.W yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka.” Lalu para sahabat bertanya pd Rasulullah S.A.W : ” Ya Rasulullah S.A.W, adakah Allah telah melebihkan hari Asyura daripada hari-hari lain?”. Maka berkata Rasulullah S.A.W : ” Ya, memang benar, Allah Taala menjadikan langit dan bumi pada hari Asyura, menjadikan laut pada hari Asyura, menjadikan bukit-bukit pada hari Asyura, menjadikan Nabi Adam dan juga Hawa pada hari Asyura, lahirnya Nabi Ibrahim juga pada hari Asyura, dan Allah S.W.T menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada hari Asyura, Allah S.W.T menenggelamkan Fir’aun pada hari Asyura, menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub a.s pada hari Asyura, Allah S.W.T menerima taubat Nabi Adam pada hari Asyura, Allah S.W.T mengampunkan dosa Nabi Daud pada hari Asyura, Allah S.W.T mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman juga pada hari Asyura, dan akan terjadi hari kiamat itu juga pada hari Asyura !”. Dari Imam Muslim Rasulullah bersabda : “Mengerjakan puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun, yaitu tahun yang telah lewat dan tahun yang akan datang. Sedangkan mengerjakan puasa pada hari Asyura dapat menghapuskan dosa satu tahun yang telah lampau” Hadis riwayat Ibnu Abbas ra. bahwa, Ibnu Abbas pernah ditanya mengenai masalah berpuasa pada hari Asyura. Dia menjawab, Saya tidak pernah melihat Rasulullah saw. berpuasa sehari dalam rangka mencari keutamaan yang tidak ada pada hari-hari yang lain selain pada hari ini. Begitu pula saya tidak pernah melihat Rasulullah saw. berpuasa sebulan penuh kecuali pada bulan ini, bulan Ramadan. Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 1914 Hadis riwayat Ibnu Abbas ra. ia berkata bahwa Rasulullah saw. setiba di Madinah, menjumpai orang-orang Yahudi sedang melaksanakan puasa hari Asyura. Ketika ditanya tentang puasa itu, mereka sama menjawab, Hari ini adalah hari kemenangan yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa as. dan kaum Bani Israel atas Firaun. Karena itulah kami merasa perlu untuk berpuasa pada hari ini sebagai penghormatan kami padanya. Mendengar jawaban itu Rasulullah saw. bersabda, Kami lebih berhak atas Musa daripada kalian. Kemudian beliau menyuruh para sahabat untuk berpuasa pada hari itu.Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 1910

B. Shaum Tengah Bulan

a. 13,14,15 Muharam / 30,31 desember 2009, 1 januari 2010

b. 13,14,15 safar / 29,30,31 januari 2010

c. 13,14,15 Rabiul Awal / 28 Februari, 1,2 Maret  2010

d.13,14,15 Rabiul Akhir / 29,30,31 Maret 2010

e. 13,14,15 Jumadil Ula / 28,29,30 April 2010

f. 13,14,15 Jumadil Akhir / 27,28,29 Mei 2010

Memetik Ilmu Menabur Manfaat August 24, 2009

Posted by isistia in Artikel.
add a comment

Memetik Ilmu, Menabur Manfaat

Oleh : Irza Setiawan

Ya Allah… pinta kami…

Jika dakwah adalah pilihan

Maka biar hati ini memilihnya

Jika dakwah adalah kewajiban

Maka kuatkan kami menjalaninya

Jika dakwah adalah kecintaan

Maka ikhlaskan kami untuk merasakannya

Jika dakwah adalah badai kesulitan

Maka kuatkan kami untuk bisa bertahan

Lega hati ini, di saat program kerja Lembaga Dakwah Kampus selesai, segenap keletihan pikiran, pengorbanan waktu, tetesan keringat, campur aduk menjadi satu dan menghasilkan senyum mengembang di wajah teman-teman seperjuangan, teruslah berjuang, wahai para pemuda, para pemudi, teruslah mengagungkan kebesaran islam, langkahkan kaki kalian untuk dakwah, bekerjalah kalian untuk kemaslahatan umat, untuk keteladanan akhlak, untuk merubah zaman jahiliah menjadi zaman yang terang benderang di bawah naungan islam, percayalah, wahai saudaraku, siapa saja yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya, yakinlah, bahwa Allah tempat berserah diri, Dia adalah pendengar terbaik seluruh keluh kesah masalah hambaNya, apabila semua manusia berkumpul untuk mencelakakanmu, demi Allah, hal itu tidak akan terjadi tanpa seizinNya, memang setiap manusia tidak akan pernah lepas dari masalah, tapi jadikan masalah itu menjadi bekal, menjadi pengalaman untuk selalu memperbaiki diri, jika kamu mendapat masalah, di rudung nestapa, hati teriris, air mata menetes tak tertahankan, bangunlah di sepertiga malam terakhir, mengeluh kesahlah kepada Allah sepuas-puasnya, hingga di saat fajar datang, pagi menjelang, kokok ayam bersahut-sahutan, tiada lagi duka lara selain kebahagiaan yang terungkap, yang menaungi qalbu, menenteramkan jiwa.

Sekarang waktunya, menempel pengumuman, setelah sibuk mendesain pamplet, penuh gambar, warna-warni biar kelihatan menarik, asik merangkai kata, terciptalah sebuah kalimat sederhana ”Hadirilah Pengajian Umum Mingguan hari ini jam segini, tempatnya disini ”.

Di saat hari H, persiapan sudah selesai, meja kursi tertata rapi, sound system tersedia, layar tancap ada, pemateri siap, sampai-sampai kipas angin untuk kesejukan juga disediakan, tetapi sungguh tidak di sangka, pesertanya bisa di hitung dengan jari, wah.. teman-teman sampai berkata, kira-kira apa yang salah ya akhi? Kok pesertanya sedikit begini, yah manusia hanya bisa merencanakan, Allah jua yang menentukan, tapi yakinlah, insya Allah setiap niat kita sudah di catat Allah, amin.

Lain halnya jika ada pamplet, selebaran, dengan kata-kata yang juga sangat sederhana ” Hadirilah acara dangdutan, dengan dimeriahkan oleh artis ibu kota, biaya masuk hanya Rp … ”

Maka seketika itu pula, tempatnya membludak, pengunjungnya berdatangan dari berbagai pelosok, tua, muda, pria, wanita hadir, sambil berjingkrak-jingkrak di depan panggung, meskipun terik membakar kulit, walaupun air hujan mengguyur, berdesak-desakan, sampai-sampai mengeluarkan ongkos biaya masuk, tetapi tetap saja banyak pengunjungnya, sungguh ini bukan berarti saya melarang hiburan, dan sesungguhnya hiburan sangat penting bagi kita semua, hati yang hampa, jiwa yang letih, wajah yang lusuh, sungguh sangat memerlukan hiburan, tapi dilihat dulu hiburan jenis apa, tentunya hiburan yang sesuai dengan kaidah syar’i, tidak adanya ikhtilat atau pencampuran cowok dan cewek, tidak adanya khalwat, dan tanpa syahwat yang melenakan, entah itu menonton televisi dengan film-film yang membangun jiwa, mendengar nasyid penentram qalbu, dan sebagainya. (more…)

Setetes Cicipan Surga August 22, 2009

Posted by isistia in Artikel.
add a comment

Setetes Cicipan Surga

By : Irza Setiawan

Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ bin Amr An-Nakha’i, berkata, “Adalah di Kufah, seorang pemuda tampan, serta sangat rajin beribadah, wajahnya selalu penuh dengan linangan air mata, karena begitu takutnya dengan Allah, dan begitu gembiranya atas segala karunia Allah. Suatu hari, karena ada suatu keperluan, pemuda tersebut berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha’, lisannya tidak pernah berhenti dari zikir, selalu mengagungkan nama Allah, derap langkahnya bijaksana, setiap ada orang dia sapa dengan ramah, di saat sedang berjalan, pemuda itu bertemu dengan seorang wanita dengan kecantikan seindah bidadari surga, jilbab yang lebar, wajah yang rupawan, derap langkah yang mempesona, sungguh menjadi pesona tiap pemuda yang merindukan istri yang shalehah, di saat mata mereka saling menatap, ada sebuah gejolak rasa yang aneh melintas di dalam dada, perasaan aneh yang semakin bergelora, semakin lama semakin menyiksa, dan akhirnya berpuncak pada suatu kesadaran kepada keduanya, Astagfirullah, rupanya syaitan sudah mulai menancapkan godaan sesatnya, keduanya menunduk, mengalihkan pandangan demi menjaga kemuliaan. (more…)

Tips Menghapal August 22, 2009

Posted by isistia in Tips dan Trik.
add a comment

         

              1. Bersungguh - sungguh dan kontinuitas

            2. Menyedikitkan makan

            3. Membiasakan melakukan shalat sunah di sepertiga malam
            yang akhir, seperti: Tahajud

            4. Membiasakan diri membaca Alquran (more…)

Suara Hati Arya August 22, 2009

Posted by isistia in Cerpen.
add a comment

SUARA HATI ARYA

By : Irza Setiawan

Batin Arya meringis, menahan pahit yang sangat menyesakkan dada, sejak kejadian dimana cintanya di khianati, ikrar janjinya di ingkari, malam itu, selepas dia tiba di Bandara Adi Sutjipto Jogjakarta, Reka calon istrinya ternyata menjalin hubungan dengan laki-laki lain, kondisi kejiwaannya terguncang, hanya iman di dalam dada yang membuatnya tenang. Malam semakin dingin, kaca jendela mengembun, Arya bangkit dari tempat tidurnya, melangkahkan kakinya mengambil air wudhu, air suci mengaliri tubuhnya, sajadah dihamparkannya, lalu dia menghadap yang Maha Kuasa, air mata mengaliri pipinya, sungguh hanya Allah tempat curahan hatinya, di saat masalah datang, orang-orang menyebut nama Allah, di saat pesawat (more…)

Ikhwan Sejati August 22, 2009

Posted by isistia in Artikel.
add a comment

Seorang remaja pria bertanya pada ibunya:
Ibu, ceritakan padaku tentang ikhwan sejati…
Sang Ibu tersenyum dan menjawab…

Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapidari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya….

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakankebenaran….. (more…)

Berpisah Roh Dari Jasad August 22, 2009

Posted by isistia in Artikel.
add a comment

Dalam sebuah hadith daripada Aisyah r.a katanya, “Aku sedang duduk bersila di dalam rumah. Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah. Nabi S.A.W bersabda, “Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin.” Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan tertidur.

Maka aku hilangkan uban pada janggutnya, dan aku dapat 19 rambut yang sudah putih. Maka terfikirlah dalam hatiku dan aku berkata, “Sesungguhnya baginda akan meninggalkan dunia ini sebelum aku sehingga tetaplah satu umat yang ditinggalkan olehnya nabinya.” Maka aku menangis sehingga mengalir air mataku jatuh menitis pada wajah baginda.

Baginda terbangun dari tidurnya seraya bertanya, “Apakah sebabnya sehingga engkau menangis wahai Ummul Mukminin?” Masa aku ceritakan kisah tadi kepadanya, lalu Rasulullah S.A.W bertanya, “Keadaan bagaimanakah yang hebat bagi mayat?” Kataku, “Tunjukkan wahai Rasulullah!”

Rasulullah S.A.W berkata, “Engkaulah katakan!,” Jawab Aisyah r.a : “Tidak ada keadaan lebih hebat bagi mayat ketika keluarnya mayat dari rumahnya di mana anak-anaknya sama-sama bersedih hati di belakangnya. Mereka sama-sama berkata, “Aduhai ayah, aduhai ibu! Ayahnya pula mengatakan: “Aduhai anak!”

Rasulullah S.A.W bertanya lagi: “Itu juga termasuk hebat. Maka, manakah lagi yang lebih hebat daripada itu?” Jawab Aisyah r.a : “Tidak ada hal yang lebih hebat daripada mayat ketika ia diletakkan ke dalam liang lahad dan ditimbuni tanah ke atasnya. Kaum kerabat semuanya kembali. Begitu pula dengan anak-anak dan para kekasihnya semuanya kembali, mereka menyerahkan kepada Allah berserta dengan segala amal perbuatannya.” Rasulullah S.A.W bertanya lagi, “Adakah lagi yang lebih hebat daripada itu?” Jawab Aisyah, “Hanya Allah dan Rasul-Nya saja yang lebih tahu.”

Maka bersabda Rasulullah S.A.W : “Wahai Aisyah, sesungguhnya sehebat-hebat keadaan mayat ialah ketika orang yang memandikan masuk ke rumahnya untuk emmandikannya. Maka keluarlah cincin di masa remaja dari jari-jarinya dan ia melepaskan pakaian pengantin dari badannya. Bagi para pemimpin dan fuqaha, sama melepaskan serban dari kepalanya untuk dimandikan.

Di kala itu rohnya memanggil, ketika ia melihat mayat dalam keadaan telanjang dengan suara yang seluruh makhluk mendengar kecuali jin dan manusia yang tidak mendengar. Maka berkata roh, “Wahai orang yang memandikan, aku minta kepadamu kerana Allah, lepaskanlah pakaianku dengan perlahan-lahan sebab di saat ini aku berehat dari kesakitan sakaratul maut.” Dan apabila air disiram maka akan berkata mayat, “Wahai orang yang memandikan akan roh Allah, janganlah engkau menyiram air dalam keadaan yang panas dan janganlah pula dalam keadaan sejuk kerana tubuhku terbakar dari sebab lepasnya roh,” Dan jika merea memandikan, maka berkata roh: “Demi Allah, wahai orang yang memandikan, janganlah engkau gosok tubuhku dengan kuat sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya roh.”

Apabila telah selesai dari dimandikan dan diletakkan pada kafan serta tempat kedua telapaknya sudah diikat, maka mayat memanggil, “Wahai orang yang memandikanku, janganlah engkau kuat-kuatkan dalam mengafani kepalaku sehingga aku dapat melihat wajah anak-anakku dan kaum keluargaku sebab ini adalah penglihatan terakhirku pada mereka. Adapun pada hari ini aku dipisahkan dari mereka dan aku tidakakan dapat berjumpa lagi sehingga hari kiamat.”

Apabila mayat dikeluarkan dari rumah, maka mayat akan menyeru, “Demi Allah, wahai jemaahku, aku telah meninggalkan isteriku menjadi janda, maka janganlah kamu menyakitinya. Anak-anakku telah menjadi yatim, janganlah menyakiti mereka. Sesungguhnya pada hari ini aku akan dikeluarkan dari rumahku dan meninggalkan segala yang kucintai dan aku tidak lagi akan kembali untuk selama-lamanya.”

(more…)

Akhwat Sejati August 22, 2009

Posted by isistia in Artikel.
add a comment

AKHWAT SEJATI

Seorang gadis kecil bertanya pada ayahnya, “Abi ceritakan padaku tentang akhwat sejati?”

Sang ayah pun menoleh sambil kemudian tersenyum.
Anakku…

Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya. Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya. (more…)

7 Keanehan Situ Gintung August 22, 2009

Posted by isistia in Artikel.
2 comments

Sebagaimana pada berbagai malapetaka lainnya, tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung beberapa hari yang lalu mendapat perhatian yang besar dari masyarakat. Apalagi, perhatian terhadap yang aneh-aneh. Perhatiannya bisa melebihi perhatian terhadap penderitaan para korban. Ya, terkadang “perhatian” masyarakat itu sendiri terlihat aneh juga. Apa sajakah keanehan yang terkait dengan tragedi Situ Gintung ini? Berikut ini informasi-informasi paling aneh yang dapat aku himpun sejauh ini. (more…)